Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan konsep placemaking pada The Hallway Space, Bandung, sebagai upaya menghidupkan kembali ruang publik yang terbengkalai di lantai dua Pasar Kosambi. Dengan mengacu pada kerangka The Place Diagram dari Project for Public Spaces (PPS), Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk implementasi placemaking di lokasi lain, guna menghidupkan kembali ruang publik yang terbengkalai. Penelitian ini mengevaluasi elemen seperti aksesibilitas, kenyamanan, keragaman aktivitas, dan interaksi sosial melalui metode deskriptif kualitatif berbasis observasi langsung dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip placemaking telah berhasil diterapkan, mentransformasi The Hallway Space menjadi ruang publik yang inklusif, nyaman, dan mendukung kegiatan sosial, budaya, serta ekonomi. Secara keseluruhan, The Hallway Space telah menetapkan placemaking sebagai strategi efektif dalam menciptakan ruang publik yang fungsional dan berdaya guna. Kesimpulan ini memberikan pemahaman tentang pentingnya placemaking dalam upaya menghidupkan ruang publik yang terbengkalai di lokasi lain.
Copyrights © 2025