Penelitian ini menganalisis pengaruh pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) terhadap perilaku demokratis siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Terpadu Al-Aziz An-Nazwa. Di era digital, perhatian terhadap perilaku demokratis siswa penting karena adanya tantangan seperti partisipasi rendah, gaya kepemimpinan otoriter, dan pembelajaran PKn yang teoritis. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 25 siswa, data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa metode PKn yang berpusat pada siswa (proyek, simulasi, diskusi) berkorelasi positif dengan perilaku demokratis siswa yang umumnya baik, terutama dalam toleransi dan kesediaan mendengarkan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan model PKn berbasis pengalaman sangat penting untuk menumbuhkan karakter demokratis yang kuat pada siswa madrasah.
Copyrights © 2025