Penelitian ini mengkaji implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam mendukung operasional militer di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi kondisi aktual, manfaat, tantangan, dan prospek pengembangan TIK di TNI AD. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan TIK telah meningkatkan efektivitas operasional melalui sistem seperti Battle Management System (BMS), Integrated Command and Control System (ICCS), dan aplikasi pengelolaan data personel maupun logistik. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur komunikasi jarak jauh, rendahnya integrasi sistem informasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta ancaman keamanan siber. Perbandingan dengan praktik terbaik internasional menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu diatasi melalui penguatan infrastruktur, integrasi sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan kolaborasi internasional. Rekomendasi strategis meliputi pembangunan backbone komunikasi berkapasitas besar, peta jalan integrasi sistem, pelatihan berkelanjutan, perlindungan siber, dan diplomasi pertahanan berbasis TIK.
Copyrights © 2025