Kenyamanan termal merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup penghuni perumahan, terutama di daerah dengan temperatur udara tinggi seperti Kota Bekasi dan Karawang. Penggunaan air conditioner (AC) menjadi solusi umum untuk mengatasi temperatur panas di dalam ruangan, namun efektivitasnya dalam meningkatkan kenyamanan termal masih perlu dikaji lebih lanjut. Metode penelitian ini meliputi pengukuran temperatur dan kelembaban menggunakan Arduino dengan sensor DHT11 dan DHT22 serta perhitungan indeks kenyamanan termal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penggunaan AC terhadap kenyamanan termal di perumahan serta efektivitasnya dalam menciptakan kondisi termal optimal. Selain itu, penelitian ini juga berfokus pada dampaknya terhadap konsumsi energi guna meningkatkan efisiensi penggunaan AC. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada kondisi tertentu, kenyamanan termal dapat tercapai hanya dengan memanfaatkan pengaruh udara luar atau cuaca, seperti ketika temperatur dan kelembaban lingkungan berada dalam rentang optimal. Namun, penggunaan AC memungkinkan kenyamanan termal tercapai secara konsisten tanpa bergantung pada kondisi udara luar, bahkan pada saat cuaca panas dan lembap.
Copyrights © 2025