Energi terbarukan menjadi solusi berkelanjutan bagi kebutuhan energi global. Energi angin, sebagai sumber yang ramah lingkungan, memiliki potensi besar dalam pembangkitan listrik tanpa dampak negatif. Wilayah perkotaan seperti Balikpapan dengan gedung tinggi dan posisi pesisir, berpotensi dimanfaatkan untuk turbin angin karena kecepatan angin yang lebih tinggi di ketinggian. Namun, kondisi aerodinamis kota yang kompleks menghadirkan tantangan dalam distribusi dan arah angin. Penelitian ini menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memodelkan aliran angin di sekitar gedung-gedung tinggi. Metode CFD dipilih karena bersifat praktis dan sistematis. Validasi dilakukan dengan metode flow visualization dengan menggunakan asap untuk memvisualisasikan aliran angin guna memastikan keakuratan hasil simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tata letak gedung memengaruhi distribusi kecepatan angin, terutama pada sisi tanpa hambatan dan lorong antar gedung yang menciptakan efek venturi. Titik potensial ditampilkan dalam heat map, dengan lokasi optimal di sekitar Plaza Balikpapan, Hotel Golden Tulip, dan BOS, di mana kecepatan angin mencapai 3 m/s. Validasi menunjukkan kesesuaian dengan data eksperimen.
Copyrights © 2025