Jurnal Adat dan Budaya Indonesia
Vol. 7 No. 2 (2025)

Makna Dualistik Gerak Akrobatik Bujang Ganong dalam Reog Ponorogo

Rasi, Selviano Boby Rome (Unknown)
Hudha, Tafsir (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji dualisme makna akrobatis tokoh Bujang Ganong dalam pertunjukan Reog Ponorogo melalui perspektif carnivalesque. Bujang Ganong menampilkan paradoks antara kedudukan sebagai patih yang berwibawa dengan peran penghibur rakyat yang jenaka. Gerakan akrobatik yang ditampilkan bukan sekadar hiburan fisik, melainkan manifestasi keterampilan teknis rumit dan medium komunikasi simbolis untuk menyampaikan kritik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis, melalui analisa dokumentasi pertunjukan dan wawancara langsung dengan para praktisi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan dualisme makna akrobatis Bujang Ganong termanifestasi dalam tiga dimensi: narasi (pemberani sekaligus penakut), gerak (akrobatik lincah sekaligus lucu), dan permainan (ditakuti namun digemari penonton). Gerakan akrobatik berfungsi sebagai strategi perlawanan non-konfrontatif yang memungkinkan pembalikan hierarki sosial melalui demonstrasi kemampuan alternatif. Berdasarkan perspektif carnivalesque, gerak akrobatik menciptakan ruang kritis yang memungkinkan kontestasi identitas antara nilai tradisional-modern dan otoritas formal-resistensi informal. Dualisme ini memungkinkan Bujang Ganong mengintegrasikan identitas bertentangan dalam satu kesatuan performativitas harmonis.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JABI

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Jurnal ini memuat hasil penelitian dan pemikiran tentang adat istiadat dan budaya. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang adat dan kajian ...