Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pengembangan destinasi wisata di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Desa Canggu menyebabkan berbagai perubahan lingkungan, termasuk alih fungsi lahan pertanian yang signifikan, kerusakan ekosistem lokal, serta pencemaran sumber air akibat aktivitas pembangunan dan pariwisata. Selain dampak fisik, terjadi peningkatan volume sampah yang mengancam kebersihan lingkungan dan terganggunya sistem irigasi tradisional subak yang menjadi tumpuan pertanian lokal. Dampak sosial dan budaya juga tampak melalui perubahan pola hidup masyarakat, penurunan nilai kearifan lokal, dan munculnya tekanan sosial di komunitas setempat. Pembahasan menekankan perlunya penerapan kebijakan pariwisata berkelanjutan yang holistik, termasuk penguatan regulasi, pelibatan aktif masyarakat lokal, serta pengawasan yang ketat untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, konservasi lingkungan, dan pelestarian kultur. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Desa Canggu, sekaligus menjadi acuan untuk strategi pengembangan wisata yang lebih ramah lingkungan dan sosial.
Copyrights © 2025