Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku menarik diri pada anak usia dini dengan tinjauan perbedaan gender dalam menghadapi situasi sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara untuk menggali pola perilaku sosial anak laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa anak perempuan cenderung menunjukkan perilaku pasif, seperti diam atau menjadi pengamat dalam interaksi sosial, sementara anak laki-laki lebih aktif dalam menghindari situasi sosial dengan bermain sendiri. Faktor gender, ekspektasi sosial, dan pola asuh memiliki peran penting dalam membentuk perilaku ini. Guru dan orang tua dapat memainkan peran strategis dalam mendukung anak mengembangkan keterampilan sosial melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing gender.
Copyrights © 2025