Desa Suren merupakan desa yang mayoritaspenduduk bekerja sebagai pedagang, petani, buruh harianlepas dan untuk anak remaja setelah lulus SMA merekamembuka dropshipper. Hal ini menyebabkan tingginyakeinganan masyarakat terhadap layanan internet pribadi.Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif dan kuantitatif yang meliputi surveikebutuhan masyarakat, wawancara dengan tokoh warga sertapengamatan lapangan. Selain itu, dilakukan perancanganntopologi dengan mempertimbangkan jarak antar rumah,kondisi geografis, dan ketersediaan sinyal. Denganmemanfaatkan perangkat seperti Optical Line Terminal (OLT),Optical Distribution Point (ODP), Optical Network Terminal(ONT), serta Mikrotik. Dari hasil simulasi dan perancanganFTTH pada Optisystem nilai power link budget sebesar -19.328dBm, -19.362 dBm, -19.356 dBm, dan -19.324 dBm. Nilai BERsebesar ????. ૢૢ????ૡ ૢ . ,????-???? ܠૢ???? . ,????-???? ܠૡ???? .????-???? ܠNilai Q-Factor sebesar 7.5613, 7.48163, 7.46717, dan 7.38774.Dari ketiga parameter tersebut, bahwa evaluasi jaringan FTTHdi Desa Suren menunjukkan kelayakan implementasi danmampu mendukung konektivitas bagi masyarakat.Kata kunci— Jaringan RT/RW Net, Penyedia layananinternet, Pengembangan jaringan, Evaluasi jaringan, desa,akses internet, studi kasus.
Copyrights © 2025