Pembelajaran Sakramen Ekaristi sering kali disampaikan secara teoretis dan kurang memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat aktif, sehingga pemahaman siswa terhadap makna sakramen masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa kelas V SD serta memperdalam pemahaman mereka mengenai Sakramen Ekaristi melalui penerapan metode role play (bermain peran). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus di SDN 173431 Saitnihuta dengan subjek 25 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, angket, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterlibatan aktif siswa, dari 25% pada pra-siklus menjadi 65% pada siklus I dan mencapai 90% pada siklus II. Pemahaman siswa juga meningkat, dengan rata-rata nilai dari 60 (pra-siklus) menjadi 78 (siklus I) dan 88 (siklus II), serta persentase ketuntasan belajar mencapai 92%. Temuan ini menegaskan bahwa metode role play mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, sekaligus membantu siswa menginternalisasi makna Ekaristi secara lebih personal. Dengan demikian, penerapan role play dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran efektif dalam pendidikan agama Kristen di sekolah dasar.
Copyrights © 2025