Perkembangan era globalisasi menuntut organisasi keagamaan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja sumber daya manusia (SDM) guna menciptakan efisiensi dan daya saing organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja SDM pada kedua organisasi tersebut, menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan efisiensi dan efektivitas, serta mengkaji peran sistem evaluasi berbasis nilai Islam dan pendekatan manajerial modern dalam memperkuat keberlanjutan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menganalisis lebih dari 15 sumber utama yang meliputi jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah lebih sistematis dalam penerapan Balanced Scorecard (BSC) melalui Muhammadiyah Scorecard, sementara NU mulai mengadopsi model serupa dengan memadukan Key Performance Indicators (KPI) dan nilai-nilai pesantren. Optimalisasi kinerja SDM pada kedua organisasi berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan program dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan sistem evaluasi kinerja berbasis nilai Islam dan manajemen modern merupakan kunci untuk meningkatkan efektivitas, daya saing, dan keberlanjutan organisasi Islam di era globalisasi
Copyrights © 2025