Krisis moral dan karakter yang melanda masyarakat modern menuntut pendidikan berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai religius yang berakar pada tradisi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanaman karakter religius melalui pengajian keagamaan dan pengamalan wirid Thariqah Qadariyah wa Naqsyabandiyah di Desa Tungkal IV Desa, Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian dan wirid tarekat berfungsi tidak hanya sebagai praktik ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan moral, penguatan spiritual, serta pengembangan solidaritas sosial. Jamaah yang mengikuti wirid menunjukkan peningkatan dalam ibadah, sikap kebersamaan, dan kepedulian sosial, bahkan berdampak pada kehidupan keluarga dan keterlibatan dalam kegiatan masyarakat. Tradisi tarekat juga mampu membangun ketahanan moral masyarakat di tengah arus globalisasi yang sarat tantangan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa penguatan budaya keagamaan berbasis tarekat dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter religius masyarakat pedesaan
Copyrights © 2025