Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam pembentukan karakter peserta didik kelas VIII di MTsN 5 Mandailing Natal. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena perilaku siswa yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai Islami, seperti kurang disiplin, rendahnya kepatuhan beribadah, dan kurang sopan santun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru Akidah Akhlak, kepala madrasah, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Akidah Akhlak di MTsN 5 Mandailing Natal tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga menyentuh ranah afektif dan psikomotorik. Pembelajaran ini terbukti efektif dalam membentuk karakter positif siswa, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, dan kepedulian sosial. Faktor pendukung meliputi keteladanan guru, budaya religius sekolah, serta keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat antara lain pengaruh lingkungan luar, kurangnya motivasi siswa, dan keterbatasan metode pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting dalam membentuk generasi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia apabila dilaksanakan secara konsisten, integratif, dan kolaboratif.
Copyrights © 2025