Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis permainan terhadap peningkatan minat belajar lari sprint siswa sekolah dasar. Permasalahan awal yang ditemukan adalah rendahnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran lari sprint karena dianggap monoton, membosankan, dan kurang bervariasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah 10 siswa kelas IV SD Negeri 060931 Medan Amplas. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar dengan 12 butir pernyataan yang mengukur aspek perhatian, ketertarikan, partisipasi aktif, dan perasaan senang siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai minimum, maksimum, rata-rata, median, modus, serta standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata minat belajar siswa, yaitu dari 26,0 (kategori sedang) pada pretest menjadi 37,5 (kategori tinggi) pada posttest. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis permainan efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, meningkatkan keterlibatan aktif siswa, serta menumbuhkan motivasi intrinsik dalam pembelajaran lari sprint.
Copyrights © 2025