Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan konsep diri sebelum dan sesudah sesi mengikuti konseling kelompok. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperinmental Design dengan One-Group Pretest-Posttes Design. Berdasarkan hasil hipotesis mendapat nilai signifikasi (2-tailed) adalah 0,055 yang berarti 0.055 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pre-test) dengan variabel akhir (post-test). Ini juga dapat diartikan bahwa perlakuan (perlakuan) yang diberikan memiliki pengaruh yang bermakna bagi kelompok eksperimen. Sehingga hipotesis menyatakan bahwa “ada pengaruh layanan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas X yang mengalami Broken Home di SMK Muhammadiyah Bligo”. Dari hasil penelitian diperoleh nilai signifikasi (2-tailed) 0.055 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pre-test) dengan variabel akhir (post-test). Sehingga hipotesis “adanya pengaruh layanan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas X yang mengalami Broken Home di SMK Muhammadiyah Bligo” diterima kebenarannya.
Copyrights © 2024