Keterlambatan kognitif dapat mempengaruhi fungsi intelektual, mengganggu kesadaran dan menyebabkan kesulitan dalam belajara. Selain itu, anak juga mengalami kesulitan dalam belajar. Selain itu, anak juga mengalami kesulitan berkomunikasi dan bermain dengan orang lain. Keterlambatan kognitif dapat terjadi pada anak yang mengalami cidera otak karena infeksi, seperti meningitis, yang dapat menyebabkan pembengkakan di otak yang dikenal sebagai encefalitis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-eksperimental design dengan rancangan One grup pretest-postest. Pda anak usia 3-4 tahun yang mengikuti kegiatan di Puskesmas Sultan Daulat Kota Subulussalam Aceh . Analisa yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat dengan menggunakan tehnik análisis Nonparametric dengan Uji Wicoxon . Hasil penelitian terdapat perbedaan nilai tengah(median),menium dan maksimum pada perkembangan kognitif anak usia dini sebelum dan setelah dilakukan intervensi. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai significacy р=0,000(р≤0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh alat permainan edukatif lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini (usia 3-4 tahun). Diharapkan bahwa alat permainan edukatif lego dapat digunakan sebbagai bahan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak.
Copyrights © 2025