Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angkatan kerja, UMKM, dan sektor jasa terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi pada periode 2014–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kontribusi tenaga kerja dan sektor usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional, terutama setelah dinamika global dan dampak pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS, sedangkan data yang dianalisis bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi serta jurnal ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu angkatan kerja, UMKM, dan sektor jasa, berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik secara parsial maupun simultan. Angkatan kerja terbukti memiliki kontribusi positif yang konsisten, sedangkan UMKM meskipun dengan nilai koefisien kecil tetap berperan penting dalam distribusi pendapatan dan penyerapan tenaga kerja. Sektor jasa menunjukkan peran strategis dalam pergeseran struktur ekonomi Provinsi Jambi dari sektor primer menuju sektor tersier yang lebih modern. Nilai R Square sebesar 0,760 menegaskan bahwa 76 persen variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model seperti investasi, kebijakan fiskal, dan kondisi global. Uji F-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,002 yang mengonfirmasi pengaruh simultan variabel independen terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan ketenagakerjaan, memberdayakan UMKM, serta meningkatkan kualitas sektor jasa sebagai strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025