Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas hafalan Al-Quran santri Pondok Pesantren As-Salam Naga Beralih yang menunjukkan pencapaian luar biasa melampaui ekspektasi teoritis, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan optimal tersebut. Fenomena ini menarik dikaji mengingat literatur akademik menggambarkan pencapaian kualitas hafalan optimal sebagai proses yang penuh hambatan dan jarang terjadi secara merata pada seluruh santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, mengumpulkan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan ustaz pembimbing dan santri, serta dokumentasi program tahfiz. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dengan teknik triangulasi untuk menjamin kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hafalan santri sangat tinggi pada tiga aspek utama: kelancaran bacaan yang konsisten tanpa terbata-bata, ketepatan makhraj dan tajwid yang sempurna, serta kemampuan mempertahankan hafalan jangka panjang dengan tingkat akurasi tinggi. Lima faktor berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan ini yaitu sistem pembinaan tahfiz yang terstruktur dan komprehensif, kompetensi serta dedikasi tinggi ustaz pembimbing, motivasi intrinsik kuat dari santri, lingkungan pesantren yang sangat kondusif, dan sistem evaluasi-monitoring yang ketat dan berkelanjutan. Integrasi holistik kelima faktor tersebut membentuk ekosistem pembelajaran optimal yang mampu mengatasi hambatan-hambatan teoritis dalam pendidikan tahfiz. Temuan ini berkontribusi pada pencapaian SDGs tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dengan menyediakan model pembelajaran tahfiz efektif yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Quran dan pembangunan karakter generasi muda Indonesia.
Copyrights © 2025