Latar Belakang: Beban kerja perawat di ruang rawat inap Interna RSUD Mimika meningkat akibat rasio perawat-pasien yang tidak seimbang, kompleksitas kasus, dan tugas administratif, sehingga menurunkan mutu pelayanan serta meningkatkan risiko kelelahan dan keselamatan pasien.Metode: Penelitian ini adalah studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 28 perawat (5 laki-laki, 23 perempuan) menggunakan kuesioner beban kerja teruji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,877).Hasil: Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan rasio prevalensi. Terdapat hubungan signifikan antara usia (p = 0,044), jumlah pasien (p = 0,000), tingkat ketergantungan (p = 0,000), jumlah perawat (p = 0,024), lama rawat (p = 0,000), dan tupoksi (p = 0,001) dengan beban kerja perawat. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara pendidikan terakhir (p = 0,229) dan masa kerja (p = 0,978). Analisis regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa lama rawat (p = 0,039) merupakan satu-satunya faktor dominan. Lama rawat menjadi faktor paling berpengaruh terhadap beban kerja.Kesimpulan: Beban kerja perawat dipengaruhi oleh usia, jumlah pasien, tingkat ketergantungan, jumlah perawat, lama rawat, dan tupoksi. Faktor dominan yang paling berpengaruh adalah lama rawat pasien.
Copyrights © 2025