Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kepatuhan Masyarakat terhadap Protokol COVID-19 pada Masa Pemberlakuan New Normal di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia Bouway Dolfinus Yubo; Sinaga Yoshua I; Mamani Christanto R; Subratha I Dewa.G.A; Azwad Rizky H; Ratnasariani W; Aibesa Adventa A.M
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 16. No. 1. Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.142 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.16.1.2021.26-33

Abstract

 Jumlah kasus penyakit infeksi COVID-19 di Kota Jayapura saat tiga bulan terahkir terus bertambah, peluang untuk terinfeksi Rt 1,57 artinya bahwa COVID-19 di Kota Jayapura belum terkontrol. Kepatuhan saat melakukan protokol kesehatan pada masyarakat di kota ini masih rendah, pemerintah daerah telah mengeluarkan peraturan daerah dengan harapan bahwa masyarakat tetap taat protokol kesehatan.Penelitian kuantitatif dilakukan dengan pendekatan cross sectional study sedangkan informasi kualitatif mendukung penjelasan varibael yang akan dianalisis secara univariat dan bivariate untuk menampilkan informasi hasil besar risiko dan kemaknaan. Sampel survey probabilitas berjumlah 1033 responden, jumlah responden laki-laki  534 responden (51.7%) dan perempuan 499 responden (48.3%).Hasil penelitian bahwa karateristik suku terhadap tindakan penggunaan masker probabilitas 7 kali terinfeksi COVID-19 di Kota Jayapura sedangkan karakteristik jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan dan agama terhadap tindakan penggunaan masker probabilitas 2 kali terinfeksi COVID-19 di Kota Jayapura, untuk pemberlakuan protokol kesehatan COVID-19 di Kota Jayapura belum dipatuhi dengan baik oleh masyarakat
Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Yustina Robeka Amsor; Dolfinus Yufu Bouway; Sarce Makaba; Arius Togodly; Novita Medyati; Martapina Anggai
Journals of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i4.2026

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Tujuan penelitian ini untuk menghitung kebutuhan tenaga perawat yang berada di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura berdasarkan beban kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan pendekatan kuantitatif, Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat berjumlah 18 orang, pengambilan sampel dengan purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 orang, data diperoleh melalui observasi dan telaah dokumen, dianalisis menggunakan workload indicator of staffing need (WISN). Rasio WISN = 1 menunjukkan jumlah staf dan beban kerja dalam keadaan seimbang, bila Rasio WISN < 1 maka beban kerja besar dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, namun bila Rasio WISN > 1, maka beban kerja semakin kecil artinya jumlah tenaga yang ada melebihi beban kerja. Hasil penelitian diperoleh 22 orang, tenaga yang ada saat ini 18 orang, rasio 0,8 (Rasio WISN < 1) artinya beban kerja meningkat dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, sehingga dibutuhkan penambahan tenaga 4 orang perawat
CASE STUDY OF HYPERTENSION IN PRODUCTIVE AGE COMMUNITIES IN YOKA VILLAGE, JAYAPURA CITY Juwita Ba&#039;ka; Inriyanti Assa; Sarni R. Bela; Dolfinus Yufu Bouway; Katarina L. Tuturop; Asriati Asriati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i1.17014

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang banyak diderita oleh seluruh masyarakat di dunia. Sekitar satu juta orang di dunia menderita hipertensi dan dua diantara tiga orang tersebut berada di negara berkembang. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang studi kasus hipertensi pada masyarakat usia produktif di kampung Yoka Kota Jayapura. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan faktor risiko dengan kejadian hipertensi pada masyarakat usia produktif di Kampung Yoka Kota Jayapura. Jenis penelitian ini berupa penelitian analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 90 responden yaitu masyarakat usia produktif berumur 26-45 tahun di Kampung Yoka dari hasil wawancara serta pengisian kuesioner dan pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensi meter dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara usia (-value = 0,020, RP = 1,714), riwayat keturunan  ( value = 0,000, RP = 3,596), kebiasaan meroko (-value = 0,000, RP = 4,629), kebiasaan minum kopi (-value = 0,000, RP = 3,596), sedangkan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (-value = 0,525, RP = 1,200), dan konsumsi alkohol (-value = 1,000, RP =1,047). Kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara usia, riwayat keturunan, kebiasaan merokok, serta kebiasaan minum kopi dengan hipertensi dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan konsumsi alkohol pada masyarakat usia produktif di Kampung Yoka.Kata Kunci: Hipertensi; Kampung Yoka; Faktor risiko. AbstractHypertension is one of the cardiovascular diseases that many people in the world suffer from. About one million people worldwide suffer from hypertension, and two of the three people are in developing countries. The novelty of this study is that it examines a case study of hypertension in people of productive age in Yoka village, Jayapura City. The study aimed to analyze the relationship between risk factors and the incidence of hypertension in people of effective age in Yoka Village, Jayapura City. This type of research is in the form of a quantitative analytical study with a Cross-Sectional design. The total sample of 90 respondents, namely people of productive age 26-45 years in Yoka Village from the results of interviews, filling out questionnaires, and measuring blood pressure using a tension meter tool, was analyzed using the Chi-Square test. The results of this study showed a relationship between age (ρ-value = 0.020, RP = 1.714), hereditary history (ρ value = 0.000, RP = 3.596), morocco habits (ρ-value = 0.000, RP = 4.629), coffee drinking habits (ρ-value = 0.000, RP = 3.596). At the same time, there was no relationship between sex (ρ-value = 0.525, RP = 1.200) and alcohol consumption (ρ-value = 1.000, RP = 1.047). The conclusion is that there is a relationship between age, genetic history, smoking habits, and coffee-drinking habits with hypertension, and there is no relationship between sex and alcohol consumption in people of productive age in Yoka Village.Keywords: Hypertension; Yoka Village; Risk factors.
PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR PADA PENYAKIT ANEMIA DI KAMPUNG YOKA Lina Ba’ka; Inriyanti Assa; Asriati Asriati; Dolfinus Yufu Bouway; Katarina L. Tuturop; Natalia Paskawati Adimuntja
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18640

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari normal. Anemia memiliki berbagai faktor yang mempengaruhi termasuk faktor gizi, genetik, dan penyakit menular. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis pengetahuan dan sikap wanita usia subur pada penyakit anemia di kampung Yoka. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) pada Penyakit Anemia di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam penelitian, sedangkan pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian dengan cara mengukur indikator-indikator variabel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah 679 Kepala Keluarga yang berdomisili di wilayah Kampung Yoka. Sampel pada penelitian ini adalah 85 orang wanita usia subur dari 679 KK di Kampung Yoka dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis univariat, dari 85 Wanita Usia Subur, diketahui 41 (48,2%) yang Tidak Anemia dan 44 (51,8%) yang Anemia dengan kategori Anemia Ringan sebanyak 17 (38,6%) responden, dan anemia sedang sebanyak 27 (61,4%) responden, terdapat 14 (16,5%) dengan pengetahuan baik, 31 (36,5%) dengan pengetahuan cukup, 40 (47,0%) dengan pengetahuan kurang, 51 (60,0%) dengan sikap positif, dan 34 (40,0%) dengan sikap negatif.  Simpulan dari penelitian ini adalah mayoritas wanita usia subur yang mengalami anemia, mayoritas memiliki pengetahuan yang kurang dan mayoritas memiliki sikap yang baik. 
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ibu Hamil terhadap Pemeriksaan Triple Eliminasi di Puskesmas Maripi Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Chinthya Christien Anes; Dolfinus Yufu Bouway; Asriati; Katarina Lodia Tuturop; Agustina R. Yufua; Konstantina Pariaribo
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 3 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i3.2688

Abstract

Pendahuluan: Triple Eliminasi merupakan program penanggulangan penyakit Human Immunodeficiency Virus, Sifilis, dan Hepatitis B yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI berdasarkan rekomendasi dari WHO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Maripi Kabupaten Manokwari. Metode: Jenis penelitian ini adalah Observasional analitik dengan Teknik penentuan informan dengan sampling jenuh dan data dianalisis menggunakan chi square test. Hasil: Ada pengaruh pengetahuan (ρ-value = 0,046 < 0,05), sumber informasi (ρ-value = 0,000 < 0,05), motivasi (ρ-value = 0,001 < 0,05) dengan pemeriksaan tripe eliminasi pada ibu hamil. Tidak ada pengaruh dukungan keluarga pada ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Maripi (ρ-value = 1,000 > 0,05). Simpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil adalah Pengetahuan, sumber informasi dan motivasi.
FAKTOR KEJADIAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS ELLY UYO KOTA JAYAPURA: FACTORS OF SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS (STIS) AMONG PREGNANT WOMEN AT ELLY UYO HEALTH CENTER IN JAYAPURA CITY Gratiaregina Mappa; Dolfinus Y Bouway; Inriyanti Assa; Agustina R Yufuai; Katarina L Tuturop; Konstantina Pariaribo
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v5i2.175

Abstract

Abstrak Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan infeksi yang ditularkan lewat hubungan intim baik secara vaginal, anal serta oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian IMS pada ibu hamil di Puskesmas Elly Uyo Kota Jayapura. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, penelitian ini untuk melihat hubungan variabel independen (umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, penghasilan, status pernikahan dan suku) terhadap variabel dependen (kejadian IMS). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 416 orang dan sampel sebanyak 77 responden  yang melakukan pemeriksaan IMS dengan teknik sampling Accidental Sampling. Hasil penelitian di Puskesmas Elly Uyo Kota Jayapura terdapat 33 (42,9%) ibu hamil yang positif IMS dan sebanyak 44 (57,1%) ibu hamil yang negatif IMS. Terdapat hubungan antara umur (ρ-value = 0,000 < 0,05), tingkat pendidikan (ρ-value = 0,001 < 0,05) dengan kejadian IMS pada ibu hamil di Puskesmas Elly Uyo. Tidak terdapat hubungan pekerjaan ibu (ρ-value = 0,585 > 0,05), penghasilan (ρ-value = 0,469 > 0,05), status pernikahan (ρ-value = 1,000 > 0,05), suku (ρ-value = 0,133 > 0,05) dengan kejadian IMS pada ibu hamil di Puskesmas Elly Uyo. Petugas kesehatan disarankan dapat meningkatkan sarana sumber edukasi promosi kesehatan reproduksi dan informasi mengenai infeksi menular seksual bagi masyarakat terutama ibu hamil berdasarkan faktor risiko seperti usia dan pendidikan. Kata kunci : Faktor, Karakteristik, IMS, Ibu Hamil Abstract Sexually transmitted infections (STIs) are infections transmitted through vaginal, anal and oral intercourse. This study aims to determine the factors associated with the incidence of STIs in pregnant women at the Elly Uyo Health Center in Jayapura City. This type of research is quantitative analytic with Cross Sectional approach, this research is to see the relationship of independent variables (age, education level, occupation, income, marital status and ethnicity) to the dependent variable (STI incidence). The population in this study were 416 people and a sample of 77 respondents who conducted STI examinations with Accidental Sampling sampling technique. The results of the study at the Elly Uyo Health Center, Jayapura City, there were 33 (42.9%) pregnant women who were STI positive and 44 (57.1%) pregnant women who were STI negative. There was an association between age (ρ-value = 0.000 < 0.05), education level (ρ-value = 0.001 < 0.05) with the incidence of STIs in pregnant women at the Elly Uyo Health Center. There was no association between maternal occupation (ρ-value = 0.585 > 0.05), income (ρ-value = 0.469 > 0.05), marital status (ρ-value = 1.000 > 0.05), ethnicity (ρ-value = 0.133 > 0.05) with the incidence of STIs in pregnant women at Elly Uyo Health Center. Health workers are advised to improve educational resources for reproductive health promotion and information about sexually transmitted infections for the community, especially pregnant women based on risk factors such as age and education. Keywords: Factors, Characteristics, STIs, Pregnant Women
Penanggulangan Malaria Oleh Tim Jumantik Di SDN INPRES Arso 8 Kabupaten Keerom Assa, Inriyanti; Asmuruf, Frans Augusthinus; Bouway, Dolfinus Yufu; Pangayow, Bill J.C; Kawulur, Hanna S; Bowaire, Anike N; Yufuai, Agustina; Tuturop, Katarina L; Pariaribo, Konstantina M; Rumbiak, Helmin; Ratnasariani, Widyawati; Mamoribo, Sherly N; Ramandey, Sherly; Simanjuntak, Lamria
The Community Engagement Journal Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS CENDERAWASIH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/thecommen.v7i1.3939

Abstract

Dengue hemorrhagic fever, malaria, filariasis are several diseases that are mediated by mosquitoes and are endemic diseases in several regions of Indonesia including Papua. Data in 2016 stated that Keerom Regency ranked first in the district with the highest API in Indonesia, which was 431 per 1000 population and 13% of malaria cases in Indonesia and 20% of malaria cases in Papua. Jumantik training activities are coaching activities for children with the aim of introducing and explaining to children about dengue fever and its prevention, as well as increasing children's awareness and participation to carry out PSN in their neighborhoods. So it is hoped that there will be a decrease in the number of malaria cases in Papua. Keywords: Malaria, Jumantik, Papua
PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS CENDERAWASIH Amin, Annisa Rizky Ananda; Assa, Inriyanti; Bouway, Dolfinus Yufu; Pariaribo, Konstantina; Adimuntja, Natalia Paskawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 4 (2023): JULI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v11i4.36712

Abstract

COVID-19 vaccination aims to reduce COVID-19 transmission and reduce morbidity and mortality and achieve herd immunity in the community. This study is expected to determine the factors associated with vaccination acceptance in students at Cenderawasih University based on the theory of Health Belief Model. This study is analytic quantitative with cross sectional study design, using proportionated stratified random sampling technique, as many as 100 respondents in three faculties, namely FKM (26 people), FISIP (41 people), and FT (33 people). A questionnaire was used as the measuring instrument. The chi-square test was used to analyse this study’s univariate and bivariate data with 95% confidence level. The result of this study showed the majority of respondents 89 people had received COVID-19 vaccination, with high perceived susceptibility (59%), high perceived severity (64%), high health motivation (64%), perceived benefits (51%), and low perceived barriers (54%). There was a relationship between perceived benefits (p = 0,047; PR = 1,177; 95% = CI 1,019-1,359) and perceived barriers (p = 0,027; PR = 0,835; 95% = CI 0,718-0,972) with COVID-19 acceptance in students at Cenderawasih University. There was no relationship between perceived susceptibility (p = 0,756; PR = 1,023; 95% = CI 0,887-1,180), perceived severity (p = 0,196; PR = 1,106; 95% CI = 0,940-1,302) and health motivation (p = 0,196; PR = 1,106; 95% CI = 0,940-1,302) with the COVID-19 acceptance in student at Cenderawasih University. Factors influencing acceptance of COVID-19 vaccination for Cenderawasih University students are perceived benefits anf perceived barriers.  Keywords: COVID-19, Vaccination, Health Belief Model, Students 
FACTORS INFLUENCING ADHERENCE TO TAKING ANTIRETROVIRAL MEDICATION IN PEOPLE WITH HIV/AIDS AT THE WAENA COMMUNITY HEALTH CENTER, JAYAPURA CITY B. Hutadjulu, Marlina; Tuturop, Katarina Lodia; Adimuntja, Natalia Paskawati; Bouway, Dolfinus Yufu; Yufuai, Agustina Regina; Pariaribo, Konstantina Marthina
HEARTY Vol 12 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v12i1.15608

Abstract

HIV/AIDS is an infectious disease that is still a global health problem today. Efforts to prevent high transmission are by taking antiretroviral medication (ARV) to weaken the virus and improve the quality of life for people living with HIV/AIDS (PLWHA). Therefore, the level of adherence to taking ARV medication is important for PLWHA patients. The aim of this study was to determine the factors that influence adherence to ARV medication in PLWHA patients at the Waena Health Center, Jayapura City. The type of research used is observational analytical designcross sectional study. The population of PLWHA patients taking ARV medication was 82 people with sample collection using a saturated sampling technique. Data was obtained using a questionnaire and data analysis was carried out usingchi square test. The research results showed that the majority of PLWHA patients were aged 25-35 years, 41 people (50.0%), 46 people (56.1%), with the highest marital status, namely unmarried, 70 people (85, 4%), 59 people (72%) had higher education and 53 people (64.6%) worked. There were 46 patients (56.1%) who were compliant with taking ARV medication and 36 people (43.9%) were non-compliant. There was an influence of length of treatment (ρ-value = 0.006 < 0.05; RP = 2.161; CI95% (1.42-3.3), knowledge (ρ-value = 0.035 < 0.05; RP = 1.789; CI95% (1.09-2.94), and attitude (ρ-value = 0.013 < 0.05; RP = 1.953; CI95% (1.202-3.172) with adherence to taking ARV medication in PLWHA patients at the Waena Health Center, Jayapura City. In addition, it is known There was no influence of family support for PLWHA patients on adherence to ARV medication in PLWHA patients at the Waena Community Health Center, Jayapura City (ρ-value = 0.930 > 0.05; RP = 0.930; CI95% (0.561-1.56).
Pola Kematian Berdasarkan Ras, Jenis Kelamin, Usia, dan Pekerjaan di RSUD Abepura, Jayapura Wonda, Yumin; Bouway, Dolfinus Y.; Zainuri, Agus; Irab, Semuel Piter; Togodly, Arius; Medyati, Novita; Ruru, Yacob
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v15i3.4830

Abstract

Mortality is a key metric in evaluating the quality of health services. Therefore, a study was needed that aimed to analyze the characteristics of mortality based on race, gender, age, and occupation at Abepura Jayapura Regional Hospital during 2021-2022. This study was a quantitative descriptive study. Data for all variables were collected through documentation and observation studies, which were then analyzed using descriptive statistical methods in the form of frequencies with proportions. The results of the study showed that there was a significant change in the causes of death, from infectious diseases such as Covid-19 infection in 2021 to non-infectious diseases such as cerebral infarction in 2022. The highest deaths in 2021 occurred in non-Papuan residents (52.4%), men (60.4%), the 59-60 year age group (69%), and the non-worker group (40.9%). In 2022, the highest deaths shifted to the indigenous Papuan race (57.1%), remaining high in men (61.4%), the 59-60 year age group (72.2%), and private workers (44%). Cardiovascular diseases dominated the highest causes of death in both years. It could be concluded that overall, the death pattern experienced significant variation with a shift from infectious diseases to non-communicable diseases.Keywords: death pattern; infectious diseases, non-communicable diseases; hospitals ABSTRAK Kematian merupakan metrik utama dalam mengevaluasi kualitas layanan kesehatan. Oleh karena itu diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis karakteristik kematian berdasarkan ras, jenis kelamin, usia, dan pekerjaan di RSUD Abepura Jayapura selama tahun 2021-2022. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif. Data untuk seluruh variabel dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan observasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode statistika deskriptif berupa frekuensi dengan proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan signifikan dalam hal penyebab kematian, dari penyakit menular seperti infeksi Covid-19 pada tahun 2021 menjadi penyakit tidak menular seperti infark serebral pada tahun 2022. Kematian tertinggi pada tahun 2021 terjadi pada penduduk non-Papua (52,4%), laki-laki (60,4%), kelompok usia 59-60 tahun (69%), dan kelompok bukan pekerja (40,9%). Pada tahun 2022, kematian tertinggi bergeser ke ras asli Papua (57,1%), tetap tinggi pada laki-laki (61,4%), kelompok usia 59-60 tahun (72,2%), dan pekerja swasta (44%). Penyakit kardiovaskular mendominasi penyebab kematian tertinggi di kedua tahun tersebut. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, pola kematian mengalami variasi signifikan dengan pergeseran dari penyakit menular ke penyakit tidak menular.Kata kunci: pola kematian; penyakit menular, penyakit tidak menular; rumah sakit 
Co-Authors Adimuntja, Natalia Paskawati Agus Zainuri Agus Zainuri Agustina Klembeyab Agustina R Yufuai Agustina R. Yufua Aibesa Adventa A.M Amin, Annisa Rizky Ananda Anggai, Martapina Anggai, Martapina Maria Anna Bethseba Lizabella Mien Manyakori Arius Togodly Arius Togodly Arius Togodly Asmuruf, Frans Augusthinus Asriati Asriati Asriati Asriati Azwad Rizky H B. Hutadjulu, Marlina Bowaire, Anike N Chinthya Christien Anes Farida Bakri Fitriana, Nursyah Fram Oktovianus Yalak Gratiaregina Mappa Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hebe Marlen Tiblola Helmin Rumbiak, Helmin Ida Gamiarsih Inriyanti Assa Juwita Ba&#039;ka Katarina L Tuturop Katarina L. Tuturop Katarina L. Tuturop Katarina Lodia Tuturop Kawulur, Hanna S Konstantina Pariaribo Konstantina Pariaribo Lina Ba’ka Linda Margared Antaribaba Lorina Lorina Makalius Taribaba Mamani Christanto R Mamoribo, Sherly N Martaphina Anggai Martapina Anggai Martapina Anggai Medyati, Novita Merlina Tabuni Mina Blandina Ayomi Novita Medyati Novita Medyati Nurdin, Muhammad Akbar Nurmalisa Gita Savitri Odi Haluk Pangayow, Bill J.C Pariaribo, Konstantina Pariaribo, Konstantina M Pariaribo, Konstantina Marthina Paula Nancy Lefaan Ramandey, Sherly Ratnasariani W Ratnasariani, Widyawati Robeka Amsor, Yustina Rosmin M Tingginehe Rosmin M Tingginehe Rosmin M. Tingginehe Ruru, Yacob Samuel Piter Irab Sarce Makaba Sarce Makaba Sarce Makaba Sarce Makaba Sarni Rante Allo Bela Semuel Piter Irab Semuel Piter Irab Septevanus Rantetoding Septevanus Rantetoding Setyarini, Kaida Irma Sigalingging, Hartati Riania Simanjuntak, Lamria Sinaga Yoshua I Subratha I Dewa.G.A Sude, Ellen Vinardya Sulistiyana Sulistiyana Tingginehe, Rosmin Mariati Togodly, Arius Tuturop, Katarina L Tuturop, Katarina Lodia Vonny Mais Numberi Wahyuti Wahyuti Wonda, Yumin Yacob Ruru Yacob Ruru Yacob Ruru Yahya Boikaway Yufuai, Agustina Yufuai, Agustina Regina Yuliana Reniban Yulius Sarungu Paiting Yustina Robeka Amsor