Di era Revolusi Industri 4.0, terdapat kesenjangan yang signifikan antara kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan ekspektasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Kabupaten Sorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesenjangan kompetensi meliputi aspek pedagogik, profesional, dan teknologi di kalangan guru SMK. Dengan pendekatan kombinasi (mixed-methods), data dikumpulkan melalui survei terstruktur kepada guru produktif serta wawancara semi-terstruktur dengan manajer Sumber Daya Manusia dari lima sektor industri strategis. Temuan menunjukkan kesenjangan paling dominan terkait kapabilitas aplikasi teknologi industri dan keterampilan non-teknis seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah. Penelitian merekomendasikan program pengembangan profesional guru yang terstruktur dan kolaboratif dengan industri sebagai solusi untuk mengurangi kesenjangan ini, sehingga dapat meningkatkan relevansi dan kualitas pendidikan kejuruan di Sorong
Copyrights © 2025