Penelitian ini bertujuan untuk menguji layanan bimbingan kelompok dengan teknik self control berbantuan media Kahoot dalam menurunkan perilaku fanatisme pada anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Beji, Kabupaten Pemalang. Penelitian ini didasari oleh maraknya perilaku fanatisme berlebihan dalam organisasi pencak silat yang berpotensi menimbulkan konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 13 anggota PSHT yang menunjukkan tingkat fanatisme tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,978). Analisis data dilakukan menggunakan uji-t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan skor fanatisme dari rata-rata pretest sebesar 162 menjadi 121 pada posttest. Hasil uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 0,05, yang mengindikasikan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik self control berbantuan Kahoot efektif dalam menurunkan perilaku fanatisme. Temuan ini menegaskan bahwa media interaktif seperti Kahoot dapat meningkatkan partisipasi aktif dan memperkuat internalisasi nilai pengendalian diri dalam dinamika kelompok. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan layanan bimbingan konseling berbasis teknologi yang inovatif untuk menangani isu perilaku ekstrem dalam komunitas, khususnya organisasi bela diri.
Copyrights © 2025