Sistem informasi manajemen rumah sakit mencakup pelaporan, jaringan koordinasi, dan prosedur administrasi untuk menghasilkan informasi yang tepat dan akurat. Selama implementasi, muncul beberapa masalah seperti data pasien tidak lengkap, kurangnya tanggung jawab dan disiplin pengumpulan data, rendahnya dukungan organisasi, kesalahan sistem yang tidak terkait data pendukung, tidak adanya pelaporan real-time, dan kurangnya prosedur operasi standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan SIMRS Khanza menggunakan model HOT-Fit dengan menggunakan metodologi survei analisis kuantitatif dengan 117 pengguna SIMRS Khanza sebagai sampel. Uji statistik yang digunakan adalah Analisis Structural Equation Model (SEM) untuk menguji pengaruh antar variabel. Penelitian menemukan bahwa kualitas sistem dan layanan berada dalam kategori baik. Sementara itu, kualitas informasi memiliki kategori netral. Penggunaan sistem dan kepuasan dengan penggunaan berada dalam kategori yang baik. Organisasi memiliki kategori netral, dan laba bersih memiliki kategori yang baik. Hasil uji menunjukkan bahwa aspek teknologi dan manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap net benefit, sementara aspek organisasi tidak berpengaruh signifikan.
Copyrights © 2025