Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi potensi industri rumah tangga sebagai penggerak pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat dalam era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research terhadap literatur relevan periode 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri rumah tangga memiliki karakteristik adaptif terhadap digitalisasi dengan tingkat adopsi teknologi masih rendah yaitu 19% dari total UMKM. Model pemberdayaan efektif mengintegrasikan pemberdayaan digital, pengembangan kapasitas, integrasi pasar, dan keberlanjutan. Digitalisasi memberikan dampak ekonomi positif melalui peningkatan produktivitas dan ekspansi pasar dengan keuntungan optimal mencapai Rp. 5.062.704. Tantangan meliputi kesenjangan literasi digital dan keterbatasan infrastruktur yang diatasi melalui kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Kerangka terintegrasi memungkinkan implementasi pemberdayaan berkelanjutan untuk meningkatkan kontribusi industri rumah tangga terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025