Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. INDOMARCO ADI PRIMA CABANG LUBUKLINGGAU Herma Yunita
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.962

Abstract

Penelitian ini mengkaji kinerja karyawan PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau terkait dengan budaya organisasi dan kepuasan kerja. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif; data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari 58 responden dilanjutkan dengan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi berpengaruh terhadap kinerja kayawan dengan nilai t-hitung untuk budaya organisasi (X1) sebesar 4.389 > t-tabel 1.673 dengan tingkat sig t 0,000 < 0,05 (signifikansi), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh signifikan budaya organisasi terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau. Kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja kayawan dengan nilai t-hitung untuk kepuasan kerja (X2) sebesar 1,846 > t-tabel 1.673 dengan tingkat sig t 0,010 < 0,05 (signifikansi), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh signifikan kepuasan kerja terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau. Budaya organisasi dan Kepuasan kerja kerja berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai f-hitung 33,561 > f-tabel 3,168 dengan tingkat sig.0.000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas budaya organisasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. INDOMARCO ADI PRIMA CABANG LUBUKLINGGAU Herma Yunita
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.962

Abstract

Penelitian ini mengkaji kinerja karyawan PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau terkait dengan budaya organisasi dan kepuasan kerja. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif; data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari 58 responden dilanjutkan dengan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi berpengaruh terhadap kinerja kayawan dengan nilai t-hitung untuk budaya organisasi (X1) sebesar 4.389 > t-tabel 1.673 dengan tingkat sig t 0,000 < 0,05 (signifikansi), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh signifikan budaya organisasi terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau. Kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja kayawan dengan nilai t-hitung untuk kepuasan kerja (X2) sebesar 1,846 > t-tabel 1.673 dengan tingkat sig t 0,010 < 0,05 (signifikansi), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh signifikan kepuasan kerja terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau. Budaya organisasi dan Kepuasan kerja kerja berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai f-hitung 33,561 > f-tabel 3,168 dengan tingkat sig.0.000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas budaya organisasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Adi Prima Cabang Lubuklinggau.
OPTIMALISASI POTENSI INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI PENGGERAK PEMBANGUNAN EKONOMI: TINJAUAN LITERATUR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM ERA DIGITAL Herma Yunita
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi potensi industri rumah tangga sebagai penggerak pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat dalam era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research terhadap literatur relevan periode 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri rumah tangga memiliki karakteristik adaptif terhadap digitalisasi dengan tingkat adopsi teknologi masih rendah yaitu 19% dari total UMKM. Model pemberdayaan efektif mengintegrasikan pemberdayaan digital, pengembangan kapasitas, integrasi pasar, dan keberlanjutan. Digitalisasi memberikan dampak ekonomi positif melalui peningkatan produktivitas dan ekspansi pasar dengan keuntungan optimal mencapai Rp. 5.062.704. Tantangan meliputi kesenjangan literasi digital dan keterbatasan infrastruktur yang diatasi melalui kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Kerangka terintegrasi memungkinkan implementasi pemberdayaan berkelanjutan untuk meningkatkan kontribusi industri rumah tangga terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
OPTIMALISASI POTENSI INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI PENGGERAK PEMBANGUNAN EKONOMI: TINJAUAN LITERATUR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM ERA DIGITAL Herma Yunita
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi potensi industri rumah tangga sebagai penggerak pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat dalam era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research terhadap literatur relevan periode 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri rumah tangga memiliki karakteristik adaptif terhadap digitalisasi dengan tingkat adopsi teknologi masih rendah yaitu 19% dari total UMKM. Model pemberdayaan efektif mengintegrasikan pemberdayaan digital, pengembangan kapasitas, integrasi pasar, dan keberlanjutan. Digitalisasi memberikan dampak ekonomi positif melalui peningkatan produktivitas dan ekspansi pasar dengan keuntungan optimal mencapai Rp. 5.062.704. Tantangan meliputi kesenjangan literasi digital dan keterbatasan infrastruktur yang diatasi melalui kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Kerangka terintegrasi memungkinkan implementasi pemberdayaan berkelanjutan untuk meningkatkan kontribusi industri rumah tangga terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
The Effect of Motivation and Work Discipline in Improving Employee Work Quality: A Case Study of KFC Lubuklinggau Maresta Dora; herma yunita
Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Vol 31 No 1 (2026): Jurnal Media Ekonomi
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jurnalmediaekonomi.v31i1.3078

Abstract

The goal of this study is to determine if motivation and work discipline impact employee job quality (a case study of KFC Lubuklinggau). This study employs a non-probability saturation technique and comprises three factors: motivation variables (X1), work discipline variables (X2), and work quality variables (Y). This study conducts its analysis using quantitative testing. The demographic and data samples were analyzed using multiple linear regression. All KFC Lubuklinggau employees, a total of 30 respondents, were used as saturation samples. This study employs multiple linear regression analysis, validity and reliability tests, hypotheses, F tests, and T tests. The findings show that motivation and work discipline have both partial and simultaneous effects on employees’ work quality. In the t-test, the motivation variable (X1) had a significance value of 0.05, or the calculated t-value was greater than the t-table value, with 3.797 > 1.703. The work discipline variable (X2) also had a significance value of 0.05, or the calculated t-value was greater than the t-table value, with 3.719 > 1.703. For the F-test, the significance value was 0.000, which is less than 0.05. The estimated F-table result shows that the calculated F-value was greater than the F-table value, with 53.636 > 3.35
Pelatihan Penulisan Surat Dinas di Kantor Camat Jayaloka Kabupaten Musi Rawas Sulastri Ningsih; Herma Yunita
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 3 (2026): Juli : Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v3i3.3385

Abstract

Office administration plays a crucial role in ensuring effective and efficient government operations and the delivery of quality public services (Muniarty et al., 2022). In Indonesia, the ability to write official correspondence correctly is a fundamental competency for civil servants, particularly those working at the sub-district level, as they serve as the frontline of public administration (Aktifa et al., 2023). Well-written official letters reflect professionalism, support administrative efficiency, and strengthen public trust in government institutions.The Jayaloka Sub-district Office in Musi Rawas Regency is responsible for handling various administrative documents, including certificates, letters of introduction, decrees, and other official correspondence. Preliminary observations revealed that the office processes approximately 50–70 incoming and outgoing letters each week, indicating a high volume of administrative activities that require accurate and systematic correspondence management. Despite its importance, errors in official letter writing remain common in government institutions, including mistakes in formatting, language usage, and document selection (Syuhada et al., 2021). These issues may reduce institutional credibility, create misunderstandings, and even result in legal consequences (Tatema Telaumbanua et al., 2023). Therefore, improving official letter writing skills is essential to support good governance, enhance administrative professionalism, and provide transparent, accountable, and high-quality public services (Herlina, 2022)