Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, manfaat, pengguna teknologi sesungguhnya, dan penggunaan pembayaran digital terhadap minat penggunaan QRIS dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 200 nasabah bank daerah yang dipilih dengan purposive sampling, analisis dengan regresi linier berganda melalui SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan kemudahan penggunaan, manfaat, dan pengguna teknologi sesungguhnya berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan QRIS, sedangkan penggunaan pembayaran digital tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi QRIS lebih ditentukan oleh persepsi kemudahan, manfaat, serta pengalaman teknologi daripada frekuensi penggunaan instrumen pembayaran digital lainnya. Penelitian ini menyarankan pihak bank memperkuat edukasi dan pemahaman praktis mengenai QRIS agar adopsi lebih luas di kalangan nasabah.
Copyrights © 2025