Legitimasi pemerintah merupakan fondasi utama bagi stabilitas politik dan keberlangsungan sistem demokrasi modern. Dalam konteks globalisasi dan keterbukaan informasi, legitimasi tidak lagi hanya ditentukan oleh proses elektoral formal, tetapi juga oleh sejauh mana pemerintah mampu melibatkan publik dan mempertanggungjawabkan kebijakan secara transparan. Penelitian ini menganalisis hubungan antara partisipasi publik dan akuntabilitas politik sebagai dua pilar penting dalam memperkuat legitimasi pemerintah. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan telaah pustaka kritis, penelitian ini mengeksplorasi mekanisme partisipasi warga negarabaik melalui pemilu, forum deliberatif, maupun gerakan sosialserta efektivitas mekanisme akuntabilitas politik seperti pengawasan parlemen, media independen, dan sistem hukum yang adil. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan kualitas partisipasi publik dan penguatan akuntabilitas politik tidak hanya memperkuat legitimasi pemerintah, tetapi juga memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Kajian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan adaptasi terhadap tuntutan masyarakat modern untuk menjaga relevansi demokrasi di tengah tantangan populisme, disinformasi, dan krisis kepercayaan politik. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memahami dinamika legitimasi pemerintah dan arah perkembangan demokrasi di abad ke 21.
Copyrights © 2024