Disleksia merupakan gangguan belajar spesifik yang ditandai dengan kesulitan dalam membaca, menulis, dan mengeja. Permasalahan yang sering terjadi pada anak disleksia adalah kesulitan dalam mengikuti Pelajaran di sekolah serta sulit membedakan huruf b dan d, n dan u, p dan d. penelitian ini dilakukan untuk membantu anak disleksia dalam menyederhanakan teks bacaan dari kalimat yang sulit menjadi kalimat yang sederhana maupun kompleks. Metode ini menggunakan algoritma Naïve Bayes untuk menyederhanakan teks bacaan. Melalui metode Naïve Bayes, teks dapat secara otomatis diubah menjadi versi yang lebih sederhana tanpa menghilangkan makna utama sehingga dapat dimengerti oleh anak disleksia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma Naïve Bayes dalam menyederhanakan teks mampu mengklasifikasikan kata atau kalimat sulit menjadi lebih sederhana. Penyederhanaan teks bacaan sangat penting mengingat kesulitan yang dihadapi oleh anak-anak dengan disleksia. Mereka dapat menjadi lebih frustasi dan kehilangan keinginan untuk belajar karena teks yang sulit. Kemajuan dan modernisasi teknologi informasi dan komunikasi menghasilkan inovasi baru, termasuk sistem yang mudah dan praktis serta pelayanan yang lebih cepat. Dengan kemajuan teknologi, banyak anak mengalami gangguan belajar, yang berdampak buruk pada prestasi akademik mereka.
Copyrights © 2025