Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Psychological Well-Being (PWB) siswa pada sistem full day school di SMAN 1 Kelayang, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta implikasi layanan bimbingan dan konseling (BK) dalam meningkatkan PWB siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert. Jumlah responden sebanyak 182 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (86,3%) memiliki PWB dalam kategori tinggi, 9,3% dalam kategori sedang, dan 4,4% dalam kategori rendah. Faktor-faktor yang memengaruhi PWB siswa meliputi usia, jenis kelamin, dan latar belakang budaya. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran guru BK dalam memberikan layanan konseling individu dan bimbingan kelompok untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa, terutama bagi siswa yang berada dalam kategori PWB rendah. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program bimbingan di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kesehatan mental siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025