Di zaman yang super canggih dan digital, manusia sering menggunakan media sosial sebagai sarana dalam membantu mereka menjalani kehidupan sehari-hari, media sosial juga telah menjadi sebuah arena yang berperan dalam membentuk suatu opini publik melalui interaksi-interaksi manusia dalam berkomunikasi instan tanpa melakukan suatu kontak fisik tetapi cepat dan dinamis. Penelitian ini bermaksud agar memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi seseorang dalam menciptakan opini publik di media sosial. Generasi muda menjadi perhatian utama dalam melihat bagaimana mereka berpikir dan bertindak di media sosial dengan cara penekanan pada literasi digital, identitas politik, serta pengaruh algoritma dan pembingkaian. Metode yang terdapat pada penelitian ini merupakan sebuah kajian yang bernama literatur sistematis dengan menggabungkan tiga teori klasik yaitu pembingkaian, hegemoni, dan penetapan agenda. Suatu penemuan memperlihatkan kepada suatu hal tentang literasi digital yang ahli kemungkinan meningkatkan analisis kritis terhadap suatu konten, sementara kecerundungan validasi dan dampak dari algoritma dapat menguatkan pembagian arah. Maksud dibuatnya penelitian ini di pertunjukkan menunjang pandamgan politik yang lebih kritis dan stabil beserta menjadikan kegunaan media sosial menjadi insfratruktur pemberdayaan masyarakat dan pendidikan politik sehat.
Copyrights © 2025