Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan struktural bangunan terhadap beban gempa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang terpapar risiko terkait Sesar Kendeng. Penelitian ini menggunakan wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen untuk memperoleh data komprehensif mengenai desain struktur, kualitas material, kondisi tanah, dan penerapan standar ketahanan gempa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak bangunan tua rentan terhadap gempa akibat distribusi beban horizontal yang tidak memadai dan penggunaan material yang tidak memenuhi standar SNI. Bangunan baru yang dirancang sesuai dengan SNI 1726:2019 menunjukkan peningkatan yang signifikan; namun, keterbatasan anggaran dan terbatasnya penerapan teknologi konstruksi modern, seperti isolator dasar dan sistem disipasi energi, masih menjadi tantangan. Kondisi tanah lunak dan potensi likuifaksi semakin memperparah kerusakan pada bangunan yang tidak dirancang dengan mempertimbangkan kondisi geologi setempat. Studi ini merekomendasikan penguatan pengawasan kepatuhan SNI, penerapan teknologi konstruksi modern, pelaksanaan evaluasi berkala terhadap bangunan yang ada, dan perencanaan berdasarkan studi geoteknik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan bangunan terhadap gempa bumi dan menjamin keselamatan penghuni di daerah rawan bencana.
Copyrights © 2025