Pemanfaatan teknologi khususnya smartphone dalam pembelajaran berdiferensiasi adalah fenomena yang lumrah di era kurikulum merdeka. Kenyataanya masih banyak dinamika yang terjadi di lapangan disebabkan oleh berbagai kondisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realitas pemanfaatan smartphone dalam pembelajaran berdiferensiasi baik pertimbangan dan implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber serta analisis kualitatif deskriptif melalui tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pertimbangan penggunaan smartphone di sekolah sebab dapat mempermudah pembelajaran berdiferensiasi, meningkatkan kreativitas dan kolaborasi peserta didik, dan memberikan fleksibilitas dalam mendukung proses pembelajaran. Implementasi di lapangan, diketahui bahwa setiap guru memiliki pendekatan yang beragam, mulai dari model yang komprehensif, model yang berfokus pada kolaborasi dan produk, serta model yang masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Dalam penelitian ini, realitas yang ada dikaitkan dengan konsep diferensiasi sosial, yang mengakui bahwa perbedaan individu dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat adalah suatu kenyataan yang perlu diakui dan dipelajari.
Copyrights © 2025