Motivasi belajar merupakan determinan utama keberhasilan proses pendidikan karena berperan sebagai penggerak internal yang mendorong peserta didik mencapai kompetensi optimal. Namun, fenomena rendahnya motivasi belajar masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan, termasuk MTs Miftahul Qulub Polagan Galis Pamekasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori belajar humanistik sebagai upaya strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi reflektif, pembelajaran berpusat pada siswa, dan pemberian penghargaan positif mendorong tumbuhnya motivasi intrinsik. Siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Meski demikian, tantangan berupa keterbatasan pemahaman guru dan kesiapan siswa masih perlu diatasi agar pendekatan ini dapat diimplementasikan secara optimal.
Copyrights © 2025