Setiap unit usaha seperti bengkel motor listrik memilik tujuan utama yaitu mendapatkan keuntungan. Untuk mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah, karena perihal tersebut disebabkan beberapa faktor-faktor, salah satunya persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keputusan terkait dengan jumlah pemesanan yang paling ekonomis dari segi biaya persediaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan metode Klasifikasi ABC dan Economic Order Quantity. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa produk bearing yang masuk kategori kelas A adalah jenis bearing 62 dengan nilai volume tahunan dalam persen sebesar 72%. Kategori kelas B terdapat pada jenis bearing 63 dengan persentase 16% dari total keseluruhan nilai penjualan. Sedangkan kategori kelas C terdapat tiga jenis bearing yaitu bearing 60, bearing 31 dan bearing 73 dengan nilai persentase penjualan sebesar 12% dari total volume penjualan dalam rupiah selama tahun 2023. Kemudian hasil perhitungan metode Economic Order Quantity didapatkan jumlah pemesanan bearing 62 yang paling ekonomis adalah sebanyak 65,25 pcs dengan frekuensi pemesanan sebanyak 3 kali dalam satu tahun dan titik pemesanan kembali 3 pcs.
Copyrights © 2025