Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh aksi boikot, retensi, dan kesehatan mental terhadap kinerja karyawan di PT. Fast Food Indonesia, TBK (KFC) Simpang Mataram Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT. Fast Food Indonesia, TBK (KFC) Simpang Mataram Medan yang berjumlah 40 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik penarikan sampel jenuh yaitu menggunakan seluruh anggota populasi, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa aksi boikot berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. Retensi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. Kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. Aksi boikot, retensi, dan kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R square 0,860 dapat disebut koefisien determinasi, hal ini berarti 0,860 (86,0%) variabel kinerja karyawan dapat diperoleh dan di jelaskan oleh variabel aksi boikot, retensi, dan kesehatan mental, sedangkan sisanya sebesar 14,0% dijelaskan oleh variabel diluar model yang tidak diteliti
Copyrights © 2025