Perilaku amanah dan keseimbangan kerja-keluarga merupakan dua faktor krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan. Perilaku amanah mengacu pada kemampuan individu untuk menjaga kepercayaan dan rasa aman dalam organisasi, sementara keseimbangan kerja-keluarga berkaitan dengan kapasitas individu untuk mengalokasikan waktu dan energi antara tanggung jawab pekerjaan dan kewajiban keluarga. Dalam konteks organisasi, perilaku amanah dan keseimbangan kerja-keluarga dapat berdampak signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional untuk mengkaji bagaimana kedua variabel ini memengaruhi kinerja karyawan di BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan nilai R Square sebesar 0,339, yang menunjukkan bahwa keseimbangan kerja-keluarga (X2) berkontribusi sebesar 33,9% terhadap varians kinerja karyawan (Y).
Copyrights © 2024