Penanaman nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di madrasah ibtidaiyyah masih menghadapi tantangan metodologis dalam menjembatani antara pengajaran nilai religius dan pembentukan literasi kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas strategi pembelajaran inkuiri, yang dikombinasikan dengan media cerdas berbasis kecerdasan buatan, dalam menanamkan nilai Ketuhanan serta dampaknya terhadap literasi kewarganegaraan siswa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di madrasah ibtidaiyyah Kota Kendari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi inkuiri secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai Ketuhanan dalam konteks sosial dan kebangsaan. Integrasi media cerdas memperkuat refleksi personal dan partisipasi aktif siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif berbasis nilai dan teknologi dapat memperkuat pendidikan karakter dan membentuk warga negara yang religius, toleran, dan bertanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi kurikulum dan pelatihan guru dalam menerapkan pendekatan inkuiri berbasis nilai yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan multikulturalisme.
Copyrights © 2022