Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pendidikan inklusif di Madrasah Ibtidaiyyah (MI) di Kota Kendari, dengan fokus pada aspek keadilan sosial dalam ruang kelas. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah ketimpangan antara kebijakan inklusif yang ada dan praktik di lapangan, serta kurangnya pemahaman guru tentang strategi pembelajaran yang adaptif untuk siswa dengan kebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan inklusif diimplementasikan di MI dan dampaknya terhadap pengajaran serta keberagaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa MI di Kendari, melibatkan wawancara dengan guru, kepala madrasah, serta observasi ruang kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai inklusif telah diterima secara normatif, penerapannya masih terbatas oleh faktor seperti kurangnya pelatihan, ketidaksesuaian kebijakan internal, dan kepemimpinan yang tidak konsisten. Dampaknya adalah keberhasilan inklusi yang sporadis dan tidak merata di seluruh madrasah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru dan kepala madrasah, serta penguatan kebijakan internal yang lebih sistematis dan berbasis data untuk mendukung pendidikan inklusif yang lebih efektif dan adil.
Copyrights © 2022