Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah fondasi dari sistem perawatan kesehatan yang efektif dan inklusif. Dalam upaya mencapai tujuan ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memainkan peran sentral dalam menyediakan akses layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat, termasuk di kota Batam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien BPJS Ketenagakerjaan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam tahun 2024. Kepuasan pasien merupakan indikator penting untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan, yang mencakup dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 60 pasien BPJS Ketenagakerjaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diisi langsung oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien BPJS Ketenagakerjaan di rumah sakit ini mayoritas berada pada kategori "puas" dengan persentase 55%, sedangkan kualitas pelayanan yang dirasakan responden sebagian besar tergolong baik (53,3%). Analisis bivariat menggunakan uji chi-square mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien (p = 0,002; OR = 6,333). Dengan demikian, pasien yang merasakan pelayanan yang baik memiliki peluang lebih tinggi untuk merasa puas. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan untuk mencapai kepuasan pasien yang lebih tinggi, khususnya bagi pengguna layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Copyrights © 2025