Protein merupakan zat gizi makro esensial yang berperan penting dalam pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, dan fungsi biologis lainnya. Namun, pemahaman masyarakat tentang pentingnya asupan protein masih tergolong rendah, terutama di daerah dengan keterbatasan akses informasi dan pangan bergizi. Kekurangan asupan protein, baik dari sumber hewani maupun nabati, dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti stunting, wasting, dan kurang energi protein (KEP). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman dan kebiasaan konsumsi protein pada masyarakat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan responden sebanyak 41 orang. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pemahaman yang cukup baik tentang fungsi protein dan menunjukkan frekuensi konsumsi makanan tinggi protein yang cukup tinggi. Namun, kebiasaan membaca label gizi dan memilih makanan berdasarkan kandungan protein masih perlu ditingkatkan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya edukasi gizi berbasis komunitas untuk mendorong konsumsi protein yang seimbang dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025