Mempertimbangkan segala tugas perkembangan dan situasi yang dihadapi, kesejahteraan psikologis remaja perlu menjadi perhatian khusus bagi orangtua. Orangtua yang utuh memegang peranan penting untuk menumbuhkan kesejahteraan psikologis remaja, namun berbeda halnya jika orangtua dalam keadaan bercerai. Tujuan penelitian untuk   mengidentifikasi faktor-faktor prediktor kesejahteraan psikologis remaja dengan orangtua bercerai secara komprehensif. Kajian literatur menggunakan artikel yang berasal dari database Indonesia OneSearch, Researchgate, dan Google Scholar dengan menggabungkan kata kunci, sehingga menghasilkan lima artikel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan simplified approach method. Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor-faktor prediktor kesejahteraan psikologis remaja dengan orangtua bercerai yaitu: demografis, kepribadian, kesehatan dan fungsi fisik, perkembangan remaja, resiliensi, strategi koping, dukungan sosial, lingkungan sosial, serta kelekatan. Terdapat berbagai faktor prediktor kesejahteraan psikologis remaja dengan orangtua bercerai yang telah dipaparkan secara komprehensif, maka dari itu diharapkan ke depannya orangtua mampu mengetahui bagaimana menciptakan situasi yang mendukung keberadaan kesejahteraan psikologis pada remaja.
Copyrights © 2025