Jintan hitam (Nigella sativa L.) adalah salah satu tanaman yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi jintan hitam terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Biji jintan hitam diekstraksi dengan etanol 96% hingga diperoleh ekstrak cair. Ekstrak difraksinasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode disc diffusion dengan parameter diameter zona hambat. Kandungan senyawa diuji dengan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan fase diam silika gel GF 254 dan fase gerak metanol: sikloheksana: diklorometana (6:20:74). Uji bioautografi dilakukan dengan metode bioautografi kontak. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak Nigella sativa L. memiliki aktivitas antibakteri paling baik terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah ekstrak dengan konsentrasi 80% v/v (10 µL/disk) dengan diameter zona hambat berturut-turut adalah 11,33 dan 11,5 mm. Hasil uji KLT menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin. Hasil bioautografi tidak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri.
Copyrights © 2025