Paradigma baru pendidikan diharapkan dapat menyediakan aktivitas yang menghargai setiap kondisi dan perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, guru diharapkan untuk dapat menguasai pendekatan pembelajaran, khususnya pendekatan TaRL dan Pendidikan Inklusif. Masalahnya belum semua guru dapat menguasai pendekatan tersebut serta cara pengimplementasiannya dalam perangkat pembelajaran. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih dan mendampingi guru di Kota Malang dalam menyusun perangkat pembelajaran yang terintegrasi TaRL dan pendidikan inklusif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan model pelatihan dengan prosedur analisis, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan analisis kebutuhan ditemukan bahwa belum semua guru di Kota Malang dapat menguasai pendekatan TaRL dan pendidikan inklusif. Hasil pelaksanaan menunjukkan penyampaian materi dinilai sangat jelas (70 persen peserta sangat setuju), yang berkorelasi langsung dengan peningkatan pemahaman. Tingkat pemahaman peserta mencapai persetujuan tinggi (Setuju dan Sangat Setuju) untuk semua materi inti yaitu 100 persen untuk Pembelajaran Inklusif dan Deep Learning, serta 97,5 persen untuk TaRL. Â Tingkat kebermanfaatan yang tinggi ini membekali guru dengan pemahaman yang kuat dan bekal praktis. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam menyediakan pedoman penyusunan perangkat pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kemampuan siswa secara optimal
Copyrights © 2025