Pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi telah memicu perubahan signifikan dalam strategi pemasaran bisnis, khususnya di sektor jasa seperti industri makanan katering. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami dampak penggunaan website sebagai alat pemasaran dalam meningkatkan visibilitas dan daya saing usaha makanan katering di Tembilahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi antara metode kualitatif dan kuantitatif. Melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha katering, survei kepada pelanggan, dan analisis data statistik, penelitian ini menggali persepsi, preferensi, dan dampak implementasi website pada keputusan pembelian pelanggan. Selain itu, melalui studi kasus beberapa usaha katering yang telah mengadopsi website sebagai media pemasaran, penelitian ini memperoleh wawasan mendalam tentang tantangan yang dihadapi dan keberhasilan yang dicapai dalam mengadopsi teknologi ini. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi website mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, memfasilitasi pemesanan online, dan menciptakan interaksi yang lebih langsung dengan pelanggan. Pemilik usaha katering di Tembilahan menemui berbagai manfaat, termasuk peningkatan penjualan dan pembentukan hubungan yang lebih erat dengan pelanggan melalui platform digital.
Copyrights © 2024