Teknologi Pencetakan 3D, atau dikenal sebagai Manufaktur Aditif, telah membawa kemajuan pesat dan berdampak signifikan pada industri manufaktur. Kehadirannya mengubah industri secara keseluruhan, terutama dalam hal proses produksi. Pencetakan 3D adalah metode manufaktur yang dikembangkan secara luas untuk pembuatan prototipe cepat sesuai desain yang tidak hanya terlihat, tetapi juga dapat disentuh dan memiliki volume nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kekuatan tarik menggunakan filamen PLA+ dengan berbagai parameter, dan menganalisis pengaruh parameter tersebut melalui metode Taguchi. Percobaan dilakukan dengan menggunakan printer 3D FDM Creality Ender 3 Pro dengan area pencetakan XYZ 220mm x 220mm x 250mm dan ukuran nozzle 0,4 mm. Parameter yang diuji meliputi Nozzle Temperature (210 °C, 220 °C, 230 °C), Bed Temperature (60°C, 65°C, 70°C), dan Layer Thickness (0.10mm, 0.15mm, 0.20mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik optimal diperoleh pada percobaan pertama dengan parameter Nozzle Temperature 210°C, Bed Temperature 60°C, dan Layer Thickness 0,10mm, dengan nilai kekuatan tarik rata-rata 21,16 MPa dari tiga replikasi.
Copyrights © 2025