Keberagaman budaya di sekolah-sekolah multikultural di kota besar Indonesia dapat meningkatkan kreativitas siswa tetapi juga menimbulkan konflik jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengembangan pendidikan karakter di lingkungan sekolah multikultural dan strategi yang efektif dalam mengelola keberagaman. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa sekolah dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis tematik mengidentifikasi tantangan dan strategi dalam pendidikan karakter. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum inklusif yang mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dan empati menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, mengurangi kekerasan, dan meningkatkan rasa hormat. Keterlibatan orang tua dan komunitas sangat penting, sedangkan pemanfaatan teknologi masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menekankan perlunya kurikulum yang mengakomodasi keberagaman budaya, etnis, dan agama dengan pendekatan holistik dan kolaboratif.
Copyrights © 2024