Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak usia 3–4 tahun melalui permainan Tepogar (tepuk pola bergambar). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 3–4 tahun di PPI Kenanga Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pola dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil mencapai 68,67%; meningkat menjadi 86,67% pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga naik dari 75% menjadi 96%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan Tepogar dapat meningkatkan kemampuan mengenal pola anak usia dini secara signifikan.
Copyrights © 2025