Penelitian ini bertujuan Menganalisis kinerja UMKM Batik Jember saat masa pandemic covid 19 dan setelah masa pandemic covid 19. Mengidentifikasi factor-factor yang paling berpengaruh untuk mempertahankan usaha batik pada saat pandemic dan pada saat banyaknya batik impor. Menganalisis peran inovasi produk, sumber daya, dan modal social dalam menjaga kinerja UMKM Batik Jember. Metode penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pupolasi dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM/ pengrajin Batik di kabupaten Jember, dengan jumlah sampel sebanyak 20 yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini mendiskripsikan bahwa kinerja UMKM batik saat pandemic bisa dikatakan bagus, karena mampu bertahan saat perekonomian sedang buruk. Fakta dilapangan juga menyebutkan bahwa kinerja UMKM Batik saat ini sangat bagus, karena pendapatan yang diperoleh berkisar 10 sampai dengan 25 juta perbulan dan ada juga yang pendapatannya kurang dari 10 juta melihat skala produksi. Factor-faktor yang berpengaruh dalam mempertahankan usaha batik dan saat banyaknya batik printing sangat bervariasi, kebanyakan pemilik UMKM yang berhasil bertahan, karena ingin membantu masyarakat sekitar dan karena ingin mempertahankan budaya asli jember. inovasi produk, sumber daya dan modal social sangat berperan dalam menjaga kinerja UMKM batik, sehingga kinerja UMKM batik menjadi baik, kinerja UMKM batik yang baik berdampak pada ketahanan UMKM.
Copyrights © 2024