Studi ini meninvestigasi pengaruh ukuran perusahaan price earning ratio (PER), dan debt equty ratio (DER) terhadap harga saham basic material papan atas yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).Jumlah sampel sebanyak 19 dengan waktu pengamatan selama periode 2018-2022 sehingga besarnya obserrvasi sebanyak 95 yang menjadi data panel. Untuk mendapatkan informasi akurat penelitian ini menggunakan regresi data panel sebagai analis data. Hasil penelitian menujukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham walaupun memberikan koefisien positif. PER berkontribusi signifikan dalam mendorong harga saham. Dengan demikian, penelitian ini memeberikan implikasi praktis bahwa investor tidak serta merta hanya mengandalkan informasi dari besarnya asset namun factor fundamental lain yang menjadi batu pijakan untuk memutuskan beli saham. DER berpengaruh negative dan signifikan terhadap harga saham yang berarti investor kurang berminat beli saham disebabkan DER terlalu tinggi sehingga ketika dijual harga saham cenderung rendah.
Copyrights © 2024