Infeksi saluran kemih (ISK) sebagian besar disebabkan oleh bakteri penghasil Extended Spectrum β-Lactamase (ESBL). Pengobatan ISK dapat dilakukan dengan menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi adanya bakteri penghasil ESBL pada sampel urin pasien ISK serta melakukan identifikasi bakteri penghasil ESBL dengan menggunakan BD Phoenix M50. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan dengan mengambil sampel urin pasien ISK untuk dilakukan identifikasi menggunakan media ChromAgar ESBL, identifikasi/ID secara biokimia dan uji kepekaan antibiotik/AST menggunakan BD Phoenix M50. Hasil penelitian ini menunjukan adanya bakteri penghasil ESBL yaitu sampel 1 Klebsiella pneumoniae dan sampel 2 Escherichia coli. Hasil yang diperoleh berupa bakteri gram negatif pada BD Phoenix M50 didasarkan adanya senyawa biokimia substrat gram negatif yaitu karbohidrat, asam amino dan protein. Hasil uji kepekaan antibiotik pada sampel 1 dan sampel 2 menunjukkan bahwa golongan β-lactam mengalami resistensi antibiotik terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu metode BD Phoenix M50 dapat melakukan identifikasi berupa senyawa biokimia substrat gram negatif dan uji kepekaan antibiotik pada bakteri penghasil ESBL sampel urin pasien ISK yang dirawat di Rumah Sakit UNTAN.
Copyrights © 2023